Top Sport: Alasan-alasan MotoGP 2016 Layak Menjadi Musim Terbaik Sepanjang Sejarah

F1 – MOTOGP 2016 memang berjalan seru nan menegangkan. Bagaimana tidak, meski Marc Marquez sudah memastikan diri jadi juara dunia di MotoGP Jepang, dimana setelah itu musim 2016 masih menyisakan tiga seri lagi, namun MotoGP 2016 menghadirkan sembilan rider pemenang yang berbeda!

Berikut ini Okezone menampilkan alasan-alasan mengapa MotoGP 2016 layak didaulat menjadi musim Grand Prix terbaik sepanjang sejarah:

Sembilan Rider Sukses Menang

Banyaknya jumlah rider berbeda yang jadi sukses menjuarai seri ini pun memecahkan rekor di premier class. Ya, sembilan rider berbeda juara seri, terbanyak sepanjang sejarah!

Rinciannya ada Marc Marquez yang juara lima kali, Jorge Lorenzo (3), Valentino Rossi (2), Cal Crutchlow (2), sedangkan Jack Miller, Andrea Iannone, Dani Pedrosa, Maverick Vinales dan Andrea Dovizioso masing-masing 1 kemenangan.

Rekor pencapaian jumlah terbanyak rider pemenang sebelumnya terjadi di kelas 500cc musim 2000. Sebanyak delapan pembalap menjadi pemenang. Mereka adalah Kenny Roberts Jr, Garry McCoy, Valentino Rossi, Max Biaggi, Alex Barros, Alex Criville, Loris Capirossi dan Norick Abe.

Kesembilan rider pemenang seri MotoGP 2016 sendiri akhirnya mengabadikan foto bareng di seri pamungkas, yakni di MotoGP Valencia untuk mengenang pencapaian sensasional ini.

Empat Pabrikan Sukses Menang

Kesembilan rider pemenang tersebut datang dari enam tim berbeda, yakni Repsol Honda, Movistar Yamaha, Ducati, Suzuki Ecstar, LCR Honda, dan Marc VDS.

Dari total lima pabrikan yang berlaga di MotoGP 2016, ada empat pabrikan yang sukses meraih kemenangan, yakni Honda, Yamaha, Suzuki, dan Ducati. Ya, satu-satunya pabrikan yang gagal meriah kemenangan adalah Aprilia.

Suzuki Akhirnya Kembali Berjaya via Maverick Vinales

Salah satu rider yang sukses memenangi seri balap sepanjang tahun ini adalah Maverick Vinales dari Suzuki Ecstar.

Vinales naik podium tertinggi pada GP Inggris yang digelar di Sirkuit Silverstone. Dia mengalahkan Cal Crutchlow (LCR Honda) dan Valentino Rossi (Movistar Yamaha) yang berturut-turut finis kedua dan ketiga.

Kemenangan Vinales ini merupakan suatu kesuksesan ganda karena menjadi kemenangan pertama bagi sang rider dan juga bagi Suzuki sejak 2007.

Sebelum Vinales, kemenangan terakhir yang diraih Suzuki pada ajang balap MotoGP didapat dari Chris Vermeulen di Sirkuit Le Mans, Prancis.

Rider Inggris Raya Kembali Menang Setelah 35 Tahun

Kemenangan Cal Crutchlow pada MotoGP Republik Ceko 2016 menjadi kemenangan besar bagi dunia motorsport Inggris Raya.

Hal ini tidak lepas dari fakta bahwa Crutchlow adalah rider Inggris Raya pertama yang berhasil naik podium setelah Barry Sheene melakukannya pada 1981.

Crutchlow bahkan kemudian sukses melanjutkan kemenangannya di MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island.

Andre Iannone Antar Ducati Kembali Raih Podium Tertinggi

Seperti cerita Mavericks Vinales, kemenangan Andrea Iannone pada MotoGP Austria 2016 juga berhasil mengantar tim Ducati kembali ke podium kampiun.

Kemenangan Iannone ini menjadi kemenangan rider Ducati yang pertama sejak Casey Stoner pada musim 2010 silam.

Ducati pada akhirnya berhasil meraih dua kemenangan di MotoGP 2016. Satu kemenangan lain didapat melalui Andrea Dovizioso pada MotoGP Malaysia.

Jack Miller Jadi Rider Tim Independen Pertama yang Sukses Menang Sejak 2006

Jack ‘JackAss’ Miller mencatatkan sejarah saat mampu memenangi MotoGP Belanda 2016. Ia menjadi pembalap tim independen pertama yang mampu memenangi balapan setelah terakhir Toni Elias di MotoGP Portugal pada 2006 silam!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*